Minggu, 30 Desember 2012

JOBDESC @ COMDEV UNJ



Presiden
Bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan comdev
Memilih Duta fakultas, menteri dan segenap jajarannya bekoordionasi Departement sospol tingkat Universitas dan Fakultas

Duta Fakultas

Berkordinasi penuh dengan presiden comdev
Menjadi penanggung jawab terhadap penyelenggaraan comdev fakultas
Memilih menteri-menteri dan segenap jajarannya

Sekretaris
Merapikan sistem administrasi Comdev
Melakukan pengarsipan Data-data comdev
Membuat data base kepengurusan comdev 
Bekerja sama dengan presiden dalam membuat SOP
Bekerja sama dengan sekretaris sospol dalam membuat seluruh kebutuhan administrasi  comdev 

Menteri Pendidikan
Bertanggung jawab atas penyelenggaraan proses pendidikan 
Membuat kurikulum pengajaran dan penilaian
Membuat sistem regulasi pengajar di setiap comdev
Mengembangkan sistem pengajaran berbasis karakter bangsa

Menteri Keuangan
Menentukan pemasukan dan pengeluaran keuangan selama pelaksanaan comdev
Bekerja sama dengan menteri komunikasi dalam menjalin relasi dan mencari donatur
Membuat pembukuan keuangan comdev
Membentuk kakak adik asuh
Mengembangkan kegiatan kewirausahaan pada program kemandirian warga binaan

Menteri Pemberdayaan
Membuat program pemberdayaan di daerah binaan
Membuat sistem pengkaderan pengurus  comdev

Menteri Komunikasi
Membangun jaringan ke luar dan dalam kampus
Membuat propaganda pada sosial media
Bekerja sama dengan Departemen Kominfo BEM baik itu fakultas maupun tingkat Universitas dalam membuat buletin comdev





*bagi yang ingin meminta Grand Design per divisi, bisa hubungi humas COMDEV FBS ya, terimakasih 

Community Development UNJ: Visi Baru


Community Development UNJ:
  Suatu komunitas yang dibawahi oleh Departemen Sosial Politik BEM UNJ
  kegiatan para mahasiswa/i Universitas Negeri Jakarta yang berusaha membantu  mengembangkan, dan membina beberapa wilayah yang "tertinggal" di Jakarta.
  Lokasi desa Binaan kami  berpusat di beberapa daerah sekitar kampus, yaitu Pedongkelan, Prapatan Mega, Kampung Bali, Kayu Jati. dan Cililitan , Jakarta Timur
  Kegiatan Community Development mencakup Rumah Belajar, Gebyar Ramadhan, serta  Pelatihan Keterampilan ( Hard skills and soft skills) dan Kewirausahaan
  Motto : Kontribusi Nyata Membangun Bangsa.

VISI:
                Menjadikan comdev  sebagai wadah kontribusi nyata  mahasiswa dalam bidang sosial untuk  membentuk masyarakat mandiri , cerdas, akhlaq yang baik

MISI:
  1. Membangun kreativitas dan produktivitas masyarakat binaan
  2. Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap masyarakat sekitar kampus
  3. Melakukan perekrutan secara masiv dan berkesinambungan

TUJUAN:
  Menanamkan kepekaan mahasiswa terhadap permasalahan negara Indonesia.
  Membekali mahasiswa untuk bisa bersosialisasi dengan masyarakat.
  Pemberdayaan masyarakat agar berdaya guna dilingkungan kehidupannya.
  Melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.
  Menjadikan daerah sebagai desa binaan.
  Membantu masyarakat dalam meningkatkan kreatifitas untuk menghasilkan produk.
  Meningkatkan taraf hidup masyarakat.

LATAR BELAKANG:
q  Banyaknya  ketimpangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, khususnya di beberapa kota besar di Indonesia yang menyebabkan berbagai permasalahan, khususnya bagi mereka yang tertinggal dan termarjinalkan
q  Seperti : Kemiskinan, Pengangguran , Gizi Buruk,   Putus  sekolah , khususnya bagi anak-anak
q  Tri darma Peguruan Tinggi
PENGABDIAN MASYARAKAT
q  Sunnah Nabi Muhammad SAW,
“sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”

Duta Pendidikan UNJ Part 2


Alhamdulillah, 4 rangkaian kegiatan Duta Pendidikan UNJ Part 2 telah selesai. Meskipun menyisakan satu kegiatan penting di tanggal 6 Januari 2013 nanti yakni pelatihan kepada para pengajar. Kegiatan ke-empat ini selain merupakan seminar dari pembicara-pembicara yang luar biasa juga ditentukannya posisi dan penempatan para peserta Duta Pendidikan di struktur kepengurusan COMDEV UNJ 2013. Berikut hasilnya:

DUTA FAKULTAS:
  1. NUR MAIDA RAHMA (PGSD) - PENGAJAR
  2. SIFA ALFIYAH (FISIKA) – PENGAJAR
  3. NOERLIA A.R. (EA) – SDM
  4. M. HAMDAN A.T. (PSIKOLOGI) – PENGAJAR
  5. RIDHA AHSANI (JBSI) – SDM
  6. FADHILATUNNISA (JBSI) - SDM

SEKRETARIS:
  1. SUSI SULISTIAWATI (PEND.B.INGGRIS/FBS/2011)
  2. PENI SUPRIATI (B.INDO/FBS/2012)
  3. ROSITA (IKK/FT/2012)
  4. SYAVIERA AMALIA (PTE/FT/2012)

BENDAHARA:
  1. EVARIANI JIHAN Y. (MTK/FMIPA/2012)
  2.  FARA HABIBAH (Akun/FE/2012)
  3. MARTIKA FITRIA D. (ED/FBS/2012)
  4. BAMBANG PURNOMO SIDI (EA/FE/2012)
  5. DWI WULANSARI (JBSI/FBS/2012)
  6. VINA DAMAYANTI (SOSIOLOGI/FIS/2011)
  7. SEPTIAN WIJAYA (Akun/FE/2012)

HUMAS:
  1. ACHWAL FARISI (Akun/FE/2012)
  2. ANNISA ISTIQOMAH (B.PRANCIS/FBS/2011)
  3. DEVINA LIANNA W. (T.Elektro/FT/2009)
  4. IDA NURUL (T.Elektro/FT/2011)
  5. TRI SATRIA P. (PIPS/FIS/2012)
  6. LARAS RIZLA F. (T.ELEKTRO/FT/2012)
  7. THUFAILAH R.A. (PGSD/FIP/2012)
  8. DESTI MULYANDANI (PGSD/FIP/2012)
  9. NISA ULFA SANAH (KIMIA/FMIPA/2012)

PEMBERDAYAAN:
  1. FARAMITA ANJANI (PGSD/FIP/2012)
  2. DINI ANDRIANI (B.ARAB/FBS/2010)
  3. HERNAWAN TRI WIBOWO (T.MESIN/FT/2010)
  4.  M. HANDAR (ISP/FIS/2009)
  5. AKBAR EKO PRASETYO (TE/FT/2011)
  6. A. SOFYAN (B.INDO/FBS/2011)
  7. WENING YUNI A. (MP/FIP/2011)
  8. DANIS NURUL YUNITA (EA/FE/2011)
  9. ADHIKA PUSPITASARI (PGSD/FIP/2012)
  10. SITI LAILATUL Q. (T.Elektro/FT/2010)
  11. DELLA ESTI ARYANI (PGSD/FIP/2012)

PENGAJAR:
  1. AINI RIZKA (KIMIA/FMIPA/2012)
  2.  ANDIANI YULIANTI (PGSD/FIP/2012)
  3. ANNISA UZ DZAKIYAH (B.JEPANG/FBS/2012)
  4. ANVADO PUTRA (PGSD/FIP/2012)
  5. ARVINIA RISKI PUTRI (PGSD/FIP/2012)
  6. AZZA MUZAYANAH (T.ELEKTRO/FT/2012)
  7. B. DWI YUNIAR R. (PGSD/FIP/2012)
  8. BETRYANA APRILIA CIPTA (PGSD/FIP/2012)
  9. DELLA ARIANTYAH O. (PGSD/FIP/2012)
  10. ERWAN ISMANTO (PGSD/FIP/2012)
  11. GALIH SULISTYANINGRA (PGSD/FIP/2012)
  12. HASRUL BAKI HASIBUAN (TE/FT/2011)
  13. ISTA ANNISA (PGSD/FIP/2012)
  14. ISTI WULANDARI (PGSD/FIP/2012)
  15. ISTIQOMAH NURUL ALFATH (B.PRANCIS/FBS/2012)
  16. KHAIRUNNISA (B.INGGRIS/FBS/2012)
  17. LINDA DIAN PERMANA (PGSD/FIP/2012)
  18. DIAN FITRIANA (PGSD/FIP/2012)
  19. M.FIKRI FADILAH (PGSD/FIP/2012)
  20. MARIA MAGDALENA (B.INGGRIS/FBS/2012)
  21. NIA AGUSTINA SARI (PGSD/FIP/2012)
  22. NINDA EKA A. (PGSD/FIP/2012)
  23. NOVI SULIS (PGSD/FIP/2012)
  24. NUR ASIAH (PGSD/FIP/2012)
  25. RAHMAWATI (PGSD/FIP/2012)
  26. RAMDANI M. (PEND.TATA NIAGA/FE/2012)
  27. RATNA AULIAURRAHMAH (PGSD/FIP/2012 )
  28. RUKMAN IRSYAD (PGSD/FIP/2011)
  29. SARASWATI (PGSD/FIP/2012)
  30. SEPTIAN DICKY P. (PGSD/FIP/2012)
  31. SISKA YULIA SARI (PGSD/FIP/2012)
  32. SURUR (EA/FE/2012)
  33. TANIA KHARIMA (PGSD/FIP/2011)
  34. TIRTO DWI DARMAWAN (ED/FBS/2012)
  35. TRI SANDI P. (PGSD/FIP/2012)
  36. DICKY RENALDI (PGSD/FIP/2012)

Kami ucapkan selamat dan terimakasih kepada kawan-kawan yang telah melangkahkan kakinya untuk berkontribusi dalam upaya memajukan pendidikan Indonesia. Semoga akan senantiasa dalam keistiqomahan dalam mengemban misi mulia ini. Hidup Mahasiswa!! Hidup Rakyat Indonesia!!

Sabtu, 29 Desember 2012

Struktur Kepanitiaan Jalan-Jalan COMDEV FBS



1.    Ketua: Tirto
2.    Sekretaris: Yuni
3.    Bendahara: Hilda
4.    Acara: Ridha (Koordinator), Dwi, Zakiyah
5.    HPD: Agatha (Koordinator), Kosyah, Najiah
6.    Konsumsi: Ria (Koordinator), Claudia, Anisa
7.    Kesehatan: Marita (Koordinator), Peni
8.    Danus: Bunga (Koordinator)
9.    Transkap: Sofyan (Koordinator)

*Apabila masih ada yang mau mendaftar menjadi panitia jalan-jalan Comdev, hubungi no. Ini  087878988905

Hasil Rapat:
1.    Acara:
a)    Jalan-jalan akan dilaksanakan hari sabtu, 29 Desember 2012, 13 Januari 2013
b)    Kumpul di BEMF pukul 08.00 Wib. (jika terlambat datang, berangkat sendiri!)
c)    Tempat tujuan belum pasti, tapi ada 2 tempat yang akan menjadi lokasi jalan-jalan yaitu Setu Babakan dan Ragunan. RAGUNAN
d)    Teknis acara dan games akan dijelaskan hari senin RABU pada saat gathering di rumah Pak Komandan.

2.    HPD:
a)    Mengundang BEMF, kakak asuh, BPM dan pengajar Comdev.
b)    Melakukan publikasi melalui sms dan jejaring sosial.
c)    Menyiapkan kamera.
3.    Konsumsi:
a)    Snack anak budget Rp. 3000
b)    Tamu undangan (BEMF, BPM, kakak asuh dan pengajar) budget Rp. 3000
c)    Aqua gelas
4.    Transkap:
a)    Kendaraan
b)    Spanduk (untuk duduk)
c)    Pelantang
5.    Sekretaris:
a)    Surat undangan untuk BEMF dan BPM.
b)    Presensi
6.    Bendahara:
a)    Memanajemen pemasukan dan pengeluaran dengan baik.
7.    Danus:
a)   Berjualan donat, beng-beng,choki-choki, chocolatos, nasi kuning, pulpen, dan kue gemblong.
8.    Kesehatan:
a)   Menyiapkan obat (antimo dan tolak angin anak).
b)    Hansaplast, betadine, kapas.
c)    Kantung plastik.
d)    Minyak kayu pautih.
e)    Tissue

*PENTING: karena saat ini sedang musim hujan, maka setiap orang diharapkan membawa payung!

Jumat, 28 Desember 2012

Lihatlah SEMANGATNYA !!


26 Desember 2012, hari ini berjalan seperti biasanya aku bergadang lagi semalaman, dan bangun tidur sungguh siangnya yaitu pukul 11.40 itu pun aku pesan kepada seorang temanku dikampus, Tirto sebelumnya karena siang ini kami berjanji bertemu dikampus unutk pergi bersama ke Gedung BEM UNJ mengikuti Psikotes dan Wawancara untuk menjadi DUTA PENDIDIKAN. namun karena kebiasaan burukku yaitu bergadang akhirnya aku telat sampai dikampus dan Tirto sudah melaksankan wawancara bersama peni, seorang teman seorgansasi kami di BASIS Fakultas Bahasa dan Seni. ketika jam tanganku menunjukan pukul 14.20 WIB dan aku baru sampai dparkiran Universitas Negeri Jakarta, entah Parkiran itu namanya apa, sebab aku dan temanku sering menyebutnya parkiran berhantu, hehehe karena gedung parkir itu belumlah selesai dibangun namun sudah digunakan sebagai parkiran motor yang memiliki 5 lantai. akupun terus berjalan melewati Fakultas Ilmu Pendidikan dan segera bergegas ke gedung G. setelah sampai disana, aku bertemu dengan Agatha dan Ramsey ternyata mereka ikut DUTA PENDIDIKAN juga, perasaanku senang karena tadinya ku pikir yang ikut sebgai DUTA PENDIDIKAN hanya aku dan tirto dan alhamdulillah banyak pesertanya yang berasal dari FBS :)
disana aku diberi arahan dari seorang kaka cantik dari FE. namun sebelum itu ada sebuah formulir yang harus ku isi terlebih dahulu untuk memulai wawancara. Formulir itu berisi nama lengkap, nama panggilan , alamat ,tempat dan tanggal lahir, jurusan/fakultas/angkatan, no.hp , prestasi yang pernah diraih, pengalaman organisasi,dan minat unutk masuk menjadi menteri apa ketika nanti dipilih menjadi DUTA PENDIDIKAN. ku lengkapi semua itu dan di kolom yang terakhir, minat untuk masuk menteri yang mana aku pilih menjadi sekertaris dan menteri komunikasi dan informasi. alasan sederhana mengapa aku pilih itu, yang pertama menjadi seorang Sekertaris itu pasti akan menjadi pengalaman baruku karena selama ini mengikuti organisasi belum pernah ditempatkan unutk menjadi sekertaris, dan yang kedua menteri komunikasi dan informasi karena hobby megang handphone dan leptop apa lagi yang namanya dunia maya, ya bisa dibilang aku lumayan eksis disana. 

lalu setelaah selesai diwawancara dan psikotes aku kembali menghubungi temanku, Tirto untuk menanyakan apakah dia masih berada di sekitar kampus atau sudah pulang. dan saat akan meninggalkan BEM UNJ aku bertemu dengan ridha dan sofyan. merka berdua mendaftar sebagai DUTA PENDIDIKAN juga. Tirtopun memberi kabar kalau ia berada  di sekitar Masjid At-Taqwa. aku yang sedang berjalan menuju masjid menjadi terheran sejenak saat melihat Nando, seorang anak COMDEV FBS yang sedang duduk didepan Gedung R. "Nando lagi ngapain?" tanyaku kepada Nando , "mau sekolah ibu guru" jawab singkat seorang anak yang berumur sekitar 8 tahun itu. tak tega melihatnya sendirian di depan BEM FBS akhirnya aku ajak ia ke masjid At-Taqwa dan ketika kami berjalan didepan Pusat Pengembangan Bahasa, dibelakang ada Ridha dan Sofyan. sesampainya di masjid at-taqwa ada tirto, dilla ,dan farah yang sedang duduk dipinggir lapangan sepak bola Daksinapati. Nando yang mengikutiku ke masjid langsung mengeluarkan bukunya dan memulai belajar matematika, bahasa inggris dan iqra bersama sofyan. aku sangat terpukau melihatnya semangatnya itu, padahal hari ini anak-anak COMDEV yang lain sedang menikmati liburannya dan kami pengajar, sedang berada dimomen minggu tenang yang notabennya minggu ini kami sedang mempersiapkan untuk UAS. Nando Nando, ia selalu datang on time saat sekolah di COMDEV , seorang murid yang rapi , dan seorang murid yang memiki kemampuan yang menurutku lumayan. semoga nanti kamu sukses ya nak, ibu guru hanya bisa berdoa untukmu dan memberimu ilmu untuk bekalmu dimasa depan nanti. sempet terharu juga, Nando Nando hehehe

oleh Susi Sulistiawati Wicaksono

Rabu, 12 Desember 2012

Desa Cahaya


Ketika kau bertanya tentang sebuah malam dimana kau harus bergelut menyelesaikan 4 soal, sedang di atasmu bintang tengah berdzikir menghiasi sepertiga malam, di bawahmu rerumputan basah tengah bertasbih bersama embun menunggu datang fajar, bersama sebuah cahaya lilin kau bertanya. Baiklah, maka akan ku ceritakan padamu sebuah kisah mengenai anak-anak sebuah desa nun jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota, aku menyebutnya dengan desa cahaya. Disana tak kan kau temui lampu-lampu yang menyala, karna memang tidak ada listrik, tapi percayalah, bintang disana ternyata Allah ciptakan lebih terang dari pada bintang-bintang yang lain.

Aku mengunjunginya setahun silam, dan kau tau, rindu itu masih kurasa hingga setahun ini; aroma hujan, asap dapur, bukit hijau membentang, gubuk yang selalu berderit manakala berpindah posisi, dan anak-anak yang berbinar melihatku membawa crayon. Ah , anak-anak itu, mereka bahkan bertelanjang kaki pergi ke sekolahnya, memakai baju seadanya, membawa sebuah buku tulis untuk semua mata pelajarannya. Seperti pagi-pagi sebelumnnya, mereka akan sarapan nasi sisa semalam dengan taburan garam, atau kalau beruntung dengan sedikit sambal. Yang kurang beruntung mungkin tidak akan pergi ke
sekolah, mereka akan perggi ke ladang membantu orang tuanya menggarap tanah orang lain, atau pergi ke hutan mencari kayu bakar bersama anjing-anjing kurus. Mereka polos, bahkan tak tahu apa itu nugget, jadi kala itu ku biarkan mereka makan nugget panitia. Jangankan nugget, makan nasi sehari sekali adalah hal hebat yang harus mereka syukuri, karena justru sering kali mereka tidak makan dalam sehari.

Tapi, lihatlah, ketika malam menjelang, udara dingin menusuk tulang membangunkan kesadaran, sedang orang-orang dewasa pergi tidur mereka bergelut dengan nyala lilin untuk menekuri baris demi baris huruf di buku cetak yang sudah kumal. Mengeja huruf demi huruf, menyalinnya dalam buku tulis yang ujung-ujungnya bergulung, dengan pensil sepanjang kelingking orang dewasa. Langit di atas sana sama dengan langit di atasmu kala itu, gelap pekat dengan hiasan bintang tengah berdzikir. Rumput disana sama seperti rumput yang kau duduki kala itu, rerumputan basah tengah bertasbih bersama embun. Semuanya sama, hanya saja kau melakukannya sekali dan mereka melakukannya setiap hari, kau melakukannya dengan mata setengah terbuka karena kantukmu, tapi mereka melakukannya dengan mata terbelalak antusias mencoba membaca dengan benar barisan kata yang tertepa bayang-bayang lilin.

Maka belajarlah dari anak-anak desa cahaya, bahwa ada cahaya di atas cahaya. Ada cahaya bintang di atas cahaya lilin, lampu petromaks, dan lampu pijar. Tapi di atas cahaya semua lampu-lampu dan bintang, masih ada cahaya yang lebih terang; cahaya-Nya yang menerangi hati setiap hamba untuk peka terhadap sesama, melihat baik-buruk dengan jelas, menuntun hati untuk selalu belajar dari setiap babak kehidupan.

…Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis),
Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki... (TQS An-Nur: 35)
GOES TO CIBUYUTAN part II

oleh: Nadia

Minggu, 30 September 2012

DAFTAR KAKAK ASUH*

UPDATE
DAFTAR KAKAK ASUH COMDEV FBS


BAHASA JERMAN
Aini Alviani (2009)
Maharani (2012)
Dessy

BAHASA INDONESIA
Nuriyas Wuri (2009)
Fadhilatunnisa (2011)
Kania (2011)
Lala (2011)
Marita (2011)
Ria Anggari P. (2011)
Siti Wahyuni (2011)
Alfian Chairudin (2012)
Bunga Indah Rahayu (2012)
Charoline Vinche (2012)
Chesaria Lintang (2012)
Ellawati (2012)
Fajri Syamsi A. (2012)
Mega Nawangsih (2012)
Mia Ardhila (2012)
Fatimah
Peni Suprapti

BAHASA PRANCIS
Ria Ismayani (2009)
Alamsyah Daira S. (2010)
Agatha Devi Retno (2011)
Annisa Istiqomah (2011)
Arista Dwi P. (2011)
Arranti Aditya L. (2011)
Erdina Puspita Rini (2011)
Fahmi Hendriawan (2011)
Mustikawati (2011)
Novia Rahmah (2011)
Siti Khairunnisa (2011)
Sri Wuri Pangesti (2011)
Dewi Aryanti (2012)
Shella Fachrizky (2012)

BAHASA INGGRIS
M. Sahid Sundana (2008)
Laras (2009)
Rahmah (2009)
Ardy Irawan (2010)
Farihatul Hikmah (2010)
Lola (2010)
Rizky Dinar (2010)
Shintia Andini (2010)
Suryani Achtasuri (2010)
Ayu Nurulhaq F. (2011)
Nurul Adha K. (2011)
Claudia Agustia (2012)
Farah Novia (2012)
Indah D. (2012)
Kartika (2012)
Khairunnisa (2012)
Maratun Najjah (2012)
Maria Magdalena (2012)
Miftah Nuraulia (2012)
Mudrika (2012)
Yunita (2012)
Atikah
Rizky Ika

BAHASA ARAB
Reza Indrawan (2010)
Ahmad Kamalludin (2011)
Anis Septiani (2011)
Agus Purwanti (2012)
Dami Lavie A. (2012)
Habibah (2012)
Izzul Millah (2012)
Milla Tina Aghnia (2012)
Nur Adibatul L. (2012)
Robiatul Adawiyah (2012)
Sakuntala Alfiyah (2012)
Sarah Dita Ariyani (2012)

BAHASA JEPANG
Islamia Rusdiana (2009)
Agastya Negara Y. (2012)
Alpian Indra G. (2012)
Annisa Uz Dzakiyah (2012)
Dilla Leoni Brata (2012)
Dwivani Desianti (2012)
Fitri Ardhini (2012)
Fitria (2012)
M. Ichwan Oktavian (2012)
Rizka Auliana (2012)
Sari Narulita (2012)
Sukesta Muhammad (2012)
Widyastuti Utami (2012)
Winna Widya L. (2012)

Catatan Hati Ibu Guru 2


“ibu sih gak perhatiin Vika! Vika kan mau juga di perhatiin! Ibu perhatiannya sama yang kecil-kecil mulu! Vika gak mau main sama ibu!”

Wajah cantik dihadapanku itu memerah. Matanya sembab berlinang air mata. Suaranya bergetar menahan kesal. Aku mundur perlahan, gentar…

“Astagfirullah… apa yang barusan ku lakukan sehingga membuatnya menangis?” batinku bertanya menyudutkan diriku sendiri, bodoh…

Kuraih tangan mungilnya, aku berkata terbata-bata, menjelaskan bahwa aku tak mengerti inginnya. Dia menepisku cepat sambil tetap terisak. Aku takut…

Lamunanku buyar oleh suara gemericik air yang tumpah dari ember cucian. Jam 13.29. baru sehari setelah aku menghabiskan seharian penuh bermain di Taman Mini dengan mereka, anak-anak comdevku yang lucu. Beberapa kali aku ke sana, membuat sebuah puzzle di memoriku, semuanya indah. Tapi setelah ini, hari-hari kedepan, ketika aku berkunjung lagi, aku pasti akan lebih sering de ja vu dengan kenangan bersama anak-anak. Ini yang terindah.

Mereka, aku menyaksikkan mereka tumbuh. Gozzanku yang dulu selalu tertawa lucu, kini  mulai bisa berekspresi marah ketika ada sesuatu yang mengusiknya. Rukiku yang pendiam, telah membuatku tercengang dengan pertanyaannya yang bertubi-tubi, ibu itu yang dilangit roket ya? mau keluar angkasa ya bu? Tapi kenapa ruang angkasa ada di atas? Kalau di atas, ntar bernafasnya sama apa? Luar angkasa gede ya bu?. Subhanallah… apakah Allah yang mengajarimu demikian nak? Bahkan ibu tak mampu menjelaskannya. Ociku yang kini bisa mengeja, Nabilahku yang kini pandai bernyanyi dan bercerita, Sifaku yang matanya berbinar di atas ayunan, ibu dulu sama sepertimu nak, selalu suka ayunan dan angin yang selalu berbisik, suatu saat nanti ibu pasti bisa terbang seperti burung. Dan suatu saat kaupun akan pergi jauh, terbang seperti burung, menyaksikkan mimpimu dilangit tercapai satu demi satu. Iipku yang pucat karena sakit, Allah hanya sedang mengajarimu bahwa selalu ada bahagia bagaimanapun jua kondisimu nak. Indraku yang masih penakut, suatu saat nanti kau akan menjadi seperti Khalid yang pemberani nak. Dyraku yang pencemburu, sekarang kau lebih siap meninggalkan TK nak. Aku menyaksikkan semua… mereka, anak-anakku, satu demi satu mereka tumbuh.

Suatu hari nanti, ketika Allah takdirkan ada seorang malaikat kecil yang lahir dari rahimku, aku pasti akan teringat pada kalian, nak. Malaikat kecilku pun akan tumbuh selucu Gozan, sepintar Ruki, seceria Nabilah, sepolos Sifa, dan sesholeh kalian semua. Dan ketika saat itu tiba, ketika malaikat kecilku baru belajar bicara sambil mengerjapkan mata, kalian mungkin sudah tumbuh lebih besar dari sekarang. Kalian mungkin akan lupa, bahwa dulu kalian punya ibu guru yang setiap jum’at jilbab putihnya kalian kotori dengan cap tangan kalian, ibu guru yang selalu menangis ketika menuliskan nama kalian dalam catatan, ibu guru yang selalu kalian kecup tangannya berkali-kali, ibu guru yang menemani kalian melambung tinggi bermain ayunan dan jungkat-jungkit, ibu guru yang berteriak gemas manakala kalian sedikit lebih aktif dari biasa…

Ketika nanti Allah sempatkan malaikat kecilku tumbuh remaja, kalian mungkin telah dewasa, memakai seragam putih abu-abu dan jilbab panjang yang cantik. Vika, kau mungkin telah menjadi mahasiswi yang cerdas, nak. Kala waktu itu tiba, ingin rasanya ibu melihat kalian duduk di puri lingua, berhadapan dengan celoteh anak-anak, tersenyum menanggapi kelucuan dan kenakalan anak-anak, berlarian mengejar ‘Gozan dan Sidiq’ lainya. Ibu ingin kalian meneruskan comdev ini. Menggantikan ibu yang tidak sempurnya dalam mendidik kalian. Sungguh ibu ingin menjadi saksi ketika saat itu tiba, anakku sayang…

Tumbuh dan berkembanglah nak. Jadilah anak-anakku yang sholeh, cerdas, dan apa adanya. Kau tahu, ingin sekali rasanya suatu saat nanti jilbab putih ibu akan bersaksi di hadapan Ilahi, bahwa noda bekas tangan kalian ini mengizinkan ibu mecicipi Syurga dan membuat bidadari cemburu karenanya. Doakan ibu nak, anakku sayang…

Jakarta, 1 Juli 2012
Terimakasih Allah yang telah mengizinkanku memiliki harta yang paling terindah…


oleh : Nadia

Catatan Hati Ibu Guru 1


Dalam perjalanan enam bulan ini nak, bu gurumu ini ternyata tak tau banyak tentang duniamu. bu guru mungkin pernah marah atau berteriak kepadamu, maafkan nak… maafkan jika ternyata itu membatasi duniamu.

Ketika kau berkata enggan mewarnai, harusnya ibu tak perlu memaksamu mewarnai dengan menyodorkan gambar dan crayon warna-warni. Karena harusnya ibu tau bahwa duniamu ternyata lebih indah dari batang crayon warna-warni.

Ketika kau lebih memilih berlarian, melompat, merangkak, berkejaran, atau bersembunyi, harusnya ibu mengerti bahwa kau sedang melatih motorikmu, mengeksplorasi fisikmu, bercanda dengan tanah dan debu yang menempel pada baju dan celanamu. Harusnya ibu ikut berlarian menemanimu. Harusnya ibu tau itu nak…

Ketika kau berdo’a dengan bahasamu sendiri, dengan tangan terangkat dan khusyuk yang tak pernah tercipta, harusnya ibu tau bahwa itulah caramu berbicara dengan Tuhanmu. Kau berbicara dengan-Nya dengan caramu sendiri yang indah nak…

Maaf ketika ibu ternyata pernah merusak harapanmu, menghancurkan kepercayaanmu, dan membatasi duniamu. maaf karena tak bisa memahami duniamu secara sempurna. Maaf untuk warna-warna pucat yang terkadang secara tak sengaja tercipta.

Izinkan bu guru terus belajar memahami pelangi warnamu. Izinkan bu guru belajar memasuki duniamu. izinkan bu guru belajar berbicara dengan hati. Izinkan untuk kesekian kali nak… izinkan…

Jakarta, 8 Desember 2011
Tak ada seorangpun yang berhak merenggut dunia anak-anak. Tak ada seorangpun yang berhak merusak harapan dan kepercayaan anak-anak. Karena kau tahu kenapa? Karena mereka memiliki dunia yang istimewa. Dunia mereka adalah dunia universal, mereka saling berbagi dunia yang sama dengan anak-anak di belahan bumi manapun. Mereka saling memahami tanpa perlu berkomunikasi. Dunia bermain warna-warni, aku menyebutnya demikian. Jangan pernah membatasinya. Jangan pernah merusaknya. Jangan pernah


oleh: Nadia