Setelah ditunda
beberapa pekan, akhirnya pada tanggal 13 Januari 2013 EDU TRIP COMDEV FBS bisa dilaksanakan. Tempat destinasi kali ini
adalah Museum Satria Mandala yang berada di daerah Kuningan, Jakarta. Tirto,
selaku ketua panitia EDU TRIP COMDEV FBS
dan juga panitia lainnya sangat mempersiapkan acara jalan-jalan ini, tempat
tujuan pun menjadi pertimbangan yang penting karena cuaca yang kurang
bersahabat dan waktunya yang sudah bukan lagi di liburan sekolah.
Sehari sebelumnya,
Ibu Presiden Nadia, Bapak Komandan Ardy, Ibu Kepala Sekolah dan rekan-rekan
mengunjungi rumah para peserta didik COMDEV untuk meminta izin membawa
anak-anak jalan-jalan kepada orang tua murid. Pemberitahuan kumpul di kampus
jam 8 dengan dresscode warna merah,
membawa bekal dan uang 5 ribu juga disampaikan agar pelaksanaannya dapat
berjalan lancar.
Ketika hari H,
anak-anak datang ditemani ibu mereka dengan wajah ceria bersiap untuk
jalan-jalan. Para bapak dan Ibu guru pun sibuk mempersiapkan apa saja yang
harus dibawa. Setelah diabsen, anak-anak diantar naik ke dalam metro mini yang
sudah disewa oleh panitia EDU TRIP
COMDEV FBS. Sekitar jam 9 akhirnya metro mini berjalan menuju Museum Satria
Mandala.
Kehebohan sudah
terjadi sejak masuk metro mini, mulai dari rebutan tempat duduk, nyanyi-nyanyi
dan ada juga yang pusing perjalanan. Setelah sampai di tempat tujuan, kami
belum bisa langsung masuk ke dalam museum. Terdapat kendala disana-sini,
membuat anak-anak yang sudah tidak sabar berlarian ke halaman museum, bahkan
ada yang langsung main becek-becekan seperti Sidik. Sidik ini memang anak yang
sangat hiperaktif dibanding anak yang lain.
Museum Satria
Mandala sendiri merupakan museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia.
Dalam museum ini tersimpan banyak koleksi peralatan perang di Indonesia dari
masa lampau sampai masa kini. Ketika melewati koleksi atribut dan
lambang-lambang di lingkungan TNI atau gambar-gambar jadoel, anak-anak mungkin tidak begitu antusias tetapi ketika
berada di tempat koleksi senjata perang yang berat dan besar, terlihat mereka
sangat tertarik dan meminta difoto oleh ibu gurunya.
Akhirnya, anak-anak
dibawa ke tempat helikopter berada, tempatnya luas, bisa untuk bermain. Kami
istirahat makan bersama kemudian dilanjutkan dengan bermain benteng. Keceriaan
anak-anak dan Bapak Ibu guru yang bermain bersama, menghilangkan jarak antara
pendidik dan peserta didik. Para guru pun terbuai oleh permainan yang biasa
dimainkan ketika mereka kecil dulu. Di sebelah kirinya, terdapat anak-anak PAUD
yang asik bermain pasir, melihat pemandangan seperti ini, kak Halimah pun
berkata bahwa kebebasan petualanganlah yang dibutuhkan anak-anak ketika mereka
berada di luar, mereka bukan bermain kotor-kotoran tapi mereka sedang berkreasi
dengan cara mereka.
Perasaan senang,
bangga melihat anak-anak bisa seceria ini menghapuskan rasa letih dan bagaikan
membayar tuntas pengorbanan kami dalam mempersiapkan acara ini. Anak-anak
adalah tangan yang dengannya kita dapat memegang surga, seperti itulah kata Henry
W. Beecher. Mungkin kami merindukan masa kecil kami, tapi bersama
mereka (anak-anak COMDEV FBS) kami selalu mendapatkannya.
Terimakasih kepada
panitia EDU TRIP COMDEV FBS.
Semangat selalu
para pengajar COMDEV FBS, anak-anak tidak akan mengingat kita pada hal-hal
materi yang kita berikan tetapi pada perasaan menghargai dan mencintai mereka.



